BDGNEWS.CO.ID – Turnamen TURTEN Piala PELTI Jawa Barat 2026 resmi dibuka di Kota Bandung pada Jumat (10/4/2026). Ajang ini menjadi momentum strategis dalam mendorong pembinaan atlet tenis sekaligus memperkuat ekosistem olahraga prestasi di Jawa Barat.
Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua KONI Provinsi Jawa Barat Prof. Dr. H.M. Budiana, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Dr. Heri Antasari, S.T., MTDev, serta unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan olahraga lainnya.
Selain itu, hadir pula perwakilan Kapolda Jawa Barat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung H. Sigit Iskandar, S.IP., MM., Ketua KONI Kota Bandung Dr. Nuryadi, M.Pd., jajaran pengurus PELTI kabupaten/kota se-Jawa Barat, serta perwakilan sponsor dan berbagai institusi terkait.
Ketua Umum Pengprov PELTI Jawa Barat, Kolonel Infanteri M. Arief Suryandaru, menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial.
“Melalui turnamen ini, kami berharap lahir atlet-atlet tenis berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Dukungan Swasta Perkuat Ekosistem Olahraga
Turnamen ini juga mendapat dukungan dari sektor swasta, salah satunya dari Artha Graha Peduli yang turut ambil bagian sebagai sponsor kegiatan.
Artha Graha Peduli diwakilkan oleh Hoesen, beserta Uchi Kasmara selaku pimpinan Bank Artha Graha Asia Afrika yang mendampingi beserta jajarannya menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bentuk komitmen dalam mendukung berbagai kegiatan positif, termasuk di bidang olahraga tenis.
“Ke depan kami berharap dapat terus bekerja sama untuk mendukung berbagai kegiatan positif, termasuk olahraga. Karena melalui olahraga, masyarakat bisa menjadi lebih sehat,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan terhadap turnamen tenis Piala PELTI Jawa Barat 2026 merupakan bagian dari kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Tidak hanya berfokus pada olahraga, Artha Graha Peduli juga aktif di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Program sosial yang rutin dijalankan meliputi sembako murah dan pasar murah yang digelar secara berkelanjutan pada berbagai momentum, seperti Natal dan Tahun Baru, Ramadan, hingga Imlek. Program tersebut melibatkan jaringan luas dari berbagai unit usaha di bawah naungan Artha Graha.
“Meski kami bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, kami tetap mendukung kegiatan olahraga. Sebelumnya kami juga pernah mendukung berbagai event, termasuk kompetisi sepak bola antar santri,” tambahnya.

Dorong Tenis Lebih Merakyat
Dalam konteks turnamen ini, dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu menunjang penyelenggaraan kegiatan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
Artha Graha Peduli juga menaruh harapan besar terhadap perkembangan olahraga tenis di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Mereka mendorong agar tenis tidak lagi identik dengan kalangan tertentu saja, melainkan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Harapannya, olahraga tenis bisa lebih merakyat dan berkembang. Tidak hanya di kalangan menengah ke atas, tapi juga bisa dinikmati oleh semua kalangan,” ungkapnya.
Selain itu, organisasi olahraga seperti PELTI didorong untuk terus menghadirkan program yang inovatif dan berkelanjutan guna memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta, tunamen Piala PELTI Jawa Barat 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan sejahtera, tutup Uchi Kasmara dihadapan awak media (HNY)
