Oplus_131072
BDGNEWS – Wakil Ketua Pansus 14 DPRD Kota Bandung, Uung Tanuwidjaya saat ini tengah membahas Raperda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual demi melindungi warga Kota Bandung.
Wakil Ketua Pansus 14 DPRD Kota Bandung, Uung Tanuwidjaya mengatakan, untuk merancang Raperda itu, pihaknya baru dua kali rapat, yang pertama ekspose naskah akademik dan kedua pembahasan sampai BAB VIII.
“Kita juga terus mengkaji mencari sesuatu yang bisa memperkaya pembentukan perda ini. Target rampung mungkin di awal tahun,” ujar Uung, Senin (17/11/2025).
Dalam merancang Raperda tersebut, kata Uung, dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan tidak asal-asalan atau menjadi satu acuan kewajiban saja, tetapi Perda ini nantinya harus benar-benar menjaga kehidupan masyarakat Kota Bandung.
“Karena perkembangan zaman ini begitu cepat, sehingga banyak informasi juga yang mengubah kebiasaan seseorang karena banyak masukan yang salah,” kata Uung.
Berdasarkan hasil rapat dengan prolegda, kata dia, Perda ini menjadi satu prioritas, karena pihaknya juga melihat bahwa kota-kota tetangga mengalami masalah yang sama.
“Ini merupakan sesuatu yang tidak bisa kendalikan secepat mungkin, jadi harus memiliki payung hukum yang mengatur kehidupan masyarakat di Kota Bandung.
Kita harus menjaga anak kita terutama generasi muda jangan sampai hancur oleh penyimpangan yang ada,” ucapnya.
Dalam rancangan Perda ini, pihaknya belum menentukan sanksi bagi pelaku karena pihaknya harus mengacu terhadap aturan di atasnya yakni yang ada di DPR RI dan pihaknya tengah berkonsultasi dengan kota lain.
“Kita juga sedang berkonsultasi dengan kota-kota yang sudah memiliki perda ini. Kita melihat apa sanksi yang dikeluarkan, kita juga akan bertanya ke Balegda DPR RI apakah ini bisa memberikan sanksi atau warning saja,” kata Uung.
Jika Raperda ini sudah menjadi Perda, kata dia, maka harus dikaitkan juga dengan Perda yang lain seperti Perda K3 agar perilaku penyimpangan sosial ini benar-benar bisa dicegah oleh DPRD dan pemerintah. RED
